% assign navList = common.navList %}
Semua Kategori

Berita

Berita

Halaman Utama /  Berita

Perbedaan antara ekskavator mini sistem pompa tunggal dan sistem pompa ganda

Mar.19.2026

Sistem pompa tunggal dan sistem pompa ganda pada ekskavator berbeda secara signifikan dalam hal struktur, fungsi, dan skenario penerapannya. Perbedaan utamanya terletak pada fakta bahwa sistem pompa ganda menyediakan beberapa aliran minyak hidrolik melalui dua badan pompa yang independen, sehingga mampu mendukung tindakan majemuk yang lebih kompleks serta efisiensi kerja yang lebih tinggi, sedangkan sistem pompa tunggal memiliki struktur yang sederhana dan biasanya digunakan pada peralatan berukuran kecil atau beban rendah.

Perbedaan Struktural:

Sistem pompa tunggal hanya terdiri dari satu pompa hidrolik, memiliki desain yang kompak, serta biaya yang lebih rendah, sehingga cocok untuk ekskavator berukuran kecil. Sistem pompa ganda terdiri dari dua badan pompa (misalnya pompa roda gigi atau pompa torak) yang dihubungkan melalui kopling atau flens. Konfigurasi umumnya mencakup sistem pompa ganda satu-sirkuit atau sistem pompa ganda dua-sirkuit. Beberapa model juga dilengkapi pompa pilot (misalnya pompa roda gigi) yang dipasang secara seri guna menyederhanakan tata letak.

Prinsip kerja

1. Sistem pompa tunggal: Laju aliran tetap, dan kecepatan diatur melalui katup throttle. Semua aktuator (misalnya boom dan bucket) berbagi sirkuit oli yang sama. Tekanan oli yang tidak memadai atau keterlambatan gerak dapat terjadi selama operasi bersamaan.

2. Sistem Pompa Ganda:

Desain Sirkuit Ganda: Dua pompa menggerakkan sirkuit yang berbeda (misalnya, satu pompa mengendalikan boom, sedangkan pompa lainnya mengendalikan bucket), sehingga memungkinkan operasi independen beberapa gerak tanpa saling mengganggu. Distribusi Daya: Kedua pompa dapat dioperasikan secara paralel atau seri. Dalam operasi paralel, keduanya memanfaatkan daya mesin untuk meningkatkan efisiensi; dalam operasi seri, struktur poros tembus memungkinkan keluaran tekanan tinggi (tekanan nominal hingga 34 MPa). Kapasitas Variabel: Sebagian besar pompa ganda modern menggunakan pompa variabel, yang secara otomatis menyesuaikan beban dengan mengatur sudut pelat miring (swashplate) guna mengurangi kehilangan daya.

Karakteristik kinerja

1. Sistem pompa tunggal: Keuntungannya meliputi struktur yang sederhana dan biaya perawatan rendah, namun efisiensinya rendah dalam tindakan majemuk, serta hanya cocok untuk skenario beban ringan atau tugas tunggal.

2. Sistem Pompa Ganda:

Keuntungan: Mendukung operasi simultan beberapa aktuator (misalnya kombinasi gerak berjalan dan berputar), menyediakan tekanan minyak yang stabil dan respons cepat; mengurangi kejut hidrolik melalui desain sirkuit ganda, sehingga memperpanjang masa pakai komponen.

Keterbatasan: Struktur yang kompleks, biaya lebih tinggi, serta persyaratan yang lebih ketat terhadap kebersihan minyak hidrolik.